Minggu, 31 Januari 2016

Fabel


Kerinduan Anak Kangguru
 Hasil gambar untuk GAMBAR KANGGURU

   Di tepi hutan yang penuh pepohonan yang rindang dan sejuk hiduplah sekumpulan Kangguru.Ada dua keluarga yang hidup bahagia,yaitu keluarga pak Ciko dan pak Dako,dua keluarga itu masing masing mempunyai anak satu setiap harinya mereka selalu rukun dan bahagia.Namun, ada satu keluarga yang sangat kasihan,keluarga itu hanya terdiri dari Dua ekor anak Kangguru kakak beradik bernama Laudi dan Lantika.Sejak lahir mereka sudah ditinggal dan tidak tau keberadaan ayah dan ibunya.Setiap hari mereka sering mencari kabar tentang ayah dan ibunya dan tidak lupa mereka selalu mendoakan orangtuanya walaupun dari kejauhan,mereka tidak ingin menjadi anak yang Durhaka,dan mereka tidak sabar ingin ketemu dengan ayah dan ibunya.
   Pagi hari yang cerah dan sejuk,dengan semangat yang luar biasa si Laudi sebagai kakak atau sebagai tulang punggung ia mulai kembali untuk mencari makan di tengah hutan yang penuh dengan suasana yang menyeramkan.Sebelum berangkat ia berpamitan dengan adiknya”Lantika,kakak mau berangkat seperti biasanya ingin mencari makanan,kamu jaga rumah,Hati-hati ya”.Lantika berkata”Iya kak,hati-hati juga dijalan..”.Lalu,si Laudi berangkat dengan langkah perlahan-lahan,di jalan ia bertemu dengan temannya bernama Miko,si Miko adalah anak dari pak Ciko,ia juga ingin mencari makanan.”Miko,kamu mau kemana?apakah kamu mau mencari makan juga?”kata Laudi. ”Iya betul,sedangkan kamu mau kemana?”kata Miko.”Saya juga ingin mencari makan,kalau begitu kita mencari makan bersama-sama aja”kata Laudi.”ya”.Mereka berdua melanjutkan perjalanannya menuju ke tengah hutan,mereka sudah terbiasa memasuki hutan yang sepi itu,padahal di dalam  hutan itu banyak sekali binatang buas,makanya si Miko dan si Laudi harus berwaspada.Beberapa jam kemudian  mereka sudah mulai menemukan makanan yang cukup banyak.”Miko,bagaimana kamu sudah mendapatkan makanan  yang banyak belom?”kata Laudi dengan suara yang lembut,,”Ya sudah agak banyak ini…”kata si Miko.Karena perjalanan balik ke rumah cukup jauh,maka mereka istirahat sambil menikmati sebagian makanannya tepat di bawah pohon tengah hutan.Beberapa menit sambil istirahat tiba-tiba ada suara yang aneh di balik semak-semak itu,muncul lah sang Harimau yang buas dan menyeramkan,Miko dan Laudi kaget setelah melihat pak Harimau itu.Mereka sangat takut sekali karena pasti harimau itu akan memakannya,mereka langsung lari dengan cepat.”Ayo Laudi kita harus pergi dari sini,sebelum pak Harimau memakan kita”kata Miko dengan panik.Kata Laudi”iya,,tetapi aku tidak bisa lari dengan cepat lagi..”.Miko dan Laudi tidak punya akal lagi agar bisa bebas dari Harimau itu,satu-satunya cuman lari sekencang mungkin. Sang Harimau dari belakang terus mengejarnya.Sesampai di tepi danau mereka berhenti karena sudah tidak ada jalan lain .Kata sang Harimau”mau lari kemana lagi kau?ini hari terakhir kamu hidup aku akan memangsamu”.
   Kemudian dari danau muncul segerombolan buaya,”hei,pak Harimau yang ganteng dan bijaksana,ada apa kau kesini dan mengancam dua kangguru ini?”. Sang Harimau menjawab,”saya ingin makan dua kangguru ini,karena dari tadi pagi saya belom mendapatkan makanan”.Bu buaya berkata”pak Harimau,apakah kamu tidak ingat kata-kata istrimu,?”.Kemudian pak Harimau berpikir,ia juga ingat dengan kata-kata istrinya,bahwa ia tidak boleh makan seekor Kangguru lagi karena ia dulu masih memiliki utang budi dengan salah satu kangguru.Akhirnya pak harimau tidak jadi memakan Miko dan Laudi,ia kemudian langsung pergi dan  ingin mencari makanan yang lain.Akhirnya si Miko dan si Laudi selamat dari ancaman sang Harimau itu juga…”Terima kasih,kalian sudah membantu kami dari serangan sang Harimau tersebut,”kata Miko dan Laudi dengan para Buaya.”iya sama-sama,saya membantu kalian karena dulu kami juga pernah di tolong dua Kangguru suami istri.”kata para buaya.”Apa,dua kangguru suami istri?apakah itu ayah dan bunda saya?”kata Laudi dengan penuh ingin tau.”saya tidak tau,tetapi yang pasti mereka suami istri”kata pak buaya. “apakah,kalian tau mereka sekarang ada di mana?”kata Laudi. “seingat saya,dulu kami pernah menyebrangkan mereka ke pulau sebelah timur sana,memang kenapa kalian kok pengen tau banget?”kata pak buaya. “Begini pak ,saya dan adek saya sejak kecil sudah di tinggalkan oleh ayah dan bunda saya.Setiap hari saya selalu mencari kabar tentang mereka,tetapi sampai sekarang saya belom menemukan juga..?”kata Laudi. “Ya sudah,terus kalian akan pergi ke pulau timur sana?”kata bu buaya.Miko berkata”Iya betul,kita coba dulu kesana?”.”terus bagaimana dengan adekku?”kata Laudi dengan bingung.”tenang aja,nanti kamu pergi ke pulau timur sana,aku pulang dan menjaga adekmu”kata Miko.”Serius?ya sudah kalau begitu saya pergi sebelum matahari terbenam,,aku titip adek ku”kata Laudi.”Siap,maaf aku enggak bisa nemenin kamu pergi”kata Miko.”Tidak apa-apa,bagaimana cara aku bisa menyebrang danau ini?”kata Laudi.Pak buaya berkata”tenang saja,kami akan membantumu”.Di dalam perasaan Laudi tidak tega meninggalkan adek satu-satunya,tatapi Laudi juga harus menemukan orangtuanya.Dia merasa bimbang.
   Si Miko pulang dan sesampai di rumah Laudi ia langsung cerita dengan Lantika”Lantika,kakakmu sekarang baru pergi ke pulau sebelah Timur sana,ia ingin mencari orangtua kalian ”.Lantika menjawab”Dari siapa kakak tau kalau ayah dan bunda disana?”.  “tadi aku dan Laudi ditolong oleh para buaya dari serangan Harimau buas yang ingin memakan kami,kemudian para buaya bercerita pada waktu dulu ia juga pernah ditolong oleh kangguru yang bersuami istri,dan kedua pasangan itu juga meminta tolong buaya agar menyeberangkan danau menuju ke pulau sebelah timur sana…,kemudian kakakmu penasaran dengan kedua kangguru itu,apakah itu ayah dan bunda kalian?”kata Miko,si Lantika menjawab”Ohh begitu…kenapa kakak tidak mengajak aku?”.”Kakakmu sengaja tidak mengajak kamu,karena dia terburu-buru sebelum matahari terbenam,dan kakakmu menitipkan kamu sama aku.”kata Miko.
   Laudi diantar oleh para buaya tadi,setelah sampai disana,ia langsung lari masuk ke suatu hutan di pinggir pulau.Di sana banyak sekali kumpulan Kangguru,Laudi tidak tau ayah dan ibunya yang mana?.Beberapa menit kemudian,dari arah samping ada salah satu Kangguru betina yang menghampiri Laudi dan bertanya”Adek,kamu siapa?apakah kamu anggota Kangguru baru?”.si Laudi menjawab”begini bu,saya dari kumpulan kangguru yang ada di pulau sebelah barat sana,saya ke sini ingin mencari ayah dan ibu saya yang telah meninggalkan saya sejak lahir”,Kangguru betina itu terkejut dengar suara itu,karena anak itu adalah anaknya sendiri”Apa,anakku?sekarang kamu sudah besar.’’.”apakah benar itu?Ibu…aku kangen sekali dengan ibu,,kenapa ibu pergi?”kata Laudi dengan gembira setelah mendengar kalau itu ibunya.”Maafkan ibu nak,ayah dan ibu pergi karena punya alasan sendiri,”kata Ibu.Laudi menjawab”sekarang di mana ayah,bu?”.Ibu menjawab”Ayah kamu sudah meninggal satu bulan yang lalu,ia ditembak oleh pemburu”.”Apa,ayah sudah meninggal?aku belum sempat ketemu dengan ayah..Ya sudah,apakah ibu mau kembali kerumah kita?Disana ada adik yang menunggu ibu.”Ibu menjawab”Iya nak,ibu mau kembali pulang,ibu ingin ketemu dengan adekmu,”.Kemudian Laudi dan ibunya menyebrang danau.Ia menyeberang di bantu dengan para buaya itu lagi,
   Beberapa menit kemudian,mereka sudah sampai di pulau barat,dan Laudi mengucapkan terimakasih kepada para buaya karena mereka sudah banyak membantu.Para buaya itu membantu Laudi dengan senang hati.Laudi dan ibunya akhirnya sampai dirumah,dan mereka bertemu dengan adeknya dan si Miko.”Anakku,,kamu sudah besar sekarang,ini ibu kamu”.Lantika menjawab”Ibu…akhirnya aku bisa ketemu ibu juga,ayah di mana bu?”.”Ayahmu satu bulan yang  lalu meninggal”kata ibu sambil mengelus kepala Lantika.”kenapa ibu tega meninggalkan aku dan kakak?”kata Lantika.”ibu dan ayah mempunyai alasan sendiri meninggalkan kalian,”kata ibu.Si Laudi berterimakasih kepada Miko karena sudah menjaga adiknya dan menjadi teman yang baik’’terimakasih ya Miko,’’.  Miko”ya sama-sama.Rasanya aku sangat senang melihat kalian bisa bersatu..,” Kemudian Miko pulang ke rumah.Dan akhirnya keluarga Laudi bisa bersatu lagi,walaupun ayahnya sudah meninggal.
 

Welcome to My Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang